Langsung ke konten utama

PUBG dan Mobile Legends Mau Diblokir? Kata Siapa?

Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo membantah kabar akan memblokir game Mobile Legends.


"Awal tahun ini beredar hoaks dalam bentuk infografis dengan memuat logo Kementerian Komunikasi dan Informatika," ujar Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya di situs resmi Kominfo, Kamis, 10 Januari 2019.

Ferdinandus menyebutkan infografis itu memuat informasi mengenai game atau permainan elektronik yang diblokir pada 31 Januari 2019 mendatang. "Kementerian Kominfo menegaskan bahwa informasi itu tidak benar atau hoaks," ucapnya.

Sebelumnya beredar sebuah gambar yang mencantumkan sebanyak 10 permainan bakal diblokir oleh Kementerian Kominfo. Gambar yang tersebar viral itu menyebutkan 10 permainan yaitu Mobile Legends, PUBG, Free Fire, Rules of Survival, Fortnite, Creative Destruction, CrossFire: Legends, Arena of Valor, Point Blank Online dan Grand Theft Auto V.
Baca : Cara Membeli Diamond Mobile Legend
Dalam gambar yang dinyatakan hoax tersebut logo Kementerian Komunikasi dan Informatika terpampang jelas di bagian atas gambar. Selain itu, ada pula gambar sebuah telapak tangan berwarna mewah yang bertuliskan "Stop Kekerasan". Tak hanya itu, dalam gambar tersebut juga mencantumkan logo berbagai lembaga seperti BKKBN.

Ferdinandus mengatakan, sebelumnya pada tahun 2015 dan 2016 juga pernah beredar hoaks yang hampir sama. Hoax tersebut mengaitkan informasi kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Kominfo.

Dalam rilis tersebut, Kominfo menjelaskan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dalam penggunaan produk permainan interaktif elektronik memang menjadi perhatian pemerintah. Hal ini https://www.termudah.com/2019/01/cara-membeli-diamond-mobile-legend.html sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2016 tentang Klasifikasi Permainan Elektronik, Kementerian Kominfo mengembangkan klasifikasi membagi ketentuan penggunaan berdasarkan kategori konten dan kelompok usia pengguna.

Dalam hal ini, setiap kategori kelompok usia memiliki kriteria konten masing-masing. "Adapun konten yang berkaitan dengan kekerasan hanya diperbolehkan untuk permainan elektronik untuk kategori usia 13 tahun ke atas dengan batasan tertentu. Di bawah 13 tahun tidak diperbolehkan adanya aksi atau tindakan kekerasan," kata Ferdinandus.

Ferdinandus juga menuturkan, dalam Peraturan Menteri yang berlaku sejak 15 Juli 2016 itu, juga disebutkan masyarakat atau pengguna dapat menyampaikan pengaduan atas hasil klasifikasi. Adapun daftar klasifikasi dan media pengaduan bisa diakses melalui igrs.id.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Daftar Minuman JCO Paling Favorite dan Paling Enak

Ketika kopi dari luar negeri meningkat pecinta kopi dan donat pelanggan di Indonesia untuk jangka waktu yang panjang, J. Co Donuts & Coffee muncul percaya diri dan fakta bahwa pelanggan menanggapi dengan Indonesia dengan bunga . Sampai saat ini, jika seseorang memiliki toko kopi dan donat, tapi tidak hanya Dunkin Donuts Coffee & Donuts J. Co juga. Tidak hanya di dalam negeri J Co bergetar, tapi toko kopi dan donat telah merayakan penata rambut membuat pasar Indonesia dengan beberapa negara tetangga, salah satunya di Singapura, Kuala Lumpur, Manila dan Shanghai. kopi dan donat memang kombinasi yang cocok. Di pagi hari atau malam, menyenangkan sama. Dan kesempatan sebelumnya oleh Dunkin ‘Donuts Amerika telah menggunakan outlet donat terbuka semua minuman kopi. Dan sekarang datang J. Co Donuts & Coffee. Jadi apa yang membedakan J. Co Donuts & Coffee dengan pemain lain? Salah satu perbedaan yang membuat dapur J. Co ingin menunjukkan untuk melihat lebih banyak pengunju...

Cara Jitu Membedakan Sabun Pepaya Asli dan Palsu

Salah satu yang banyak diburu oleh para wanita adalah Sabun Pepaya . Fakta bahwa buah papaya memiliki kandungan vitamin yang dapat membantu mencerahkan warna kulit, membuat banyak produsen kosmetik berlomba-lomba mengeluarkan sabun papaya dengan berbagai merek. Kondisi ini tentunya akan membingungkan banyak wanita, sehingga mereka perlu mengetahui cara membedakan sabun pepaya asli dan palsu. Sabun papaya (sabun pepaya) dipercaya dapat membersihkan kotoran pada kulit serta membantu memutihkan dan mencerahkan kulit karena vitamin A, vitamin C dan vitamin E di dalamnya. Menggunakan sabun pepaya secara teratur akan membuat kulit Anda tampak lebih putih dan bersih, sekaligus dapat mengurangi kadar minyak dan membantu menghilangkan jerawat serta flek-flek hitam pada kulit Anda. Tekstur dan Bau Sabun Pepaya Sabun pepaya yang asli akan mudah dikenali dari tekstur dan baunya. Jika menggunakan bahan-bahan alami seperti sari buah papaya yang dicampur dengan bahan yang lain seperti eks...

Coklat Van Houten Reviews dan Manfaatnya

Alasan aku review cokelat. Van Houten jenis ini adalah karena dikemasannya udah ada gambar jenis isian cokelatnya, ada almond, kismis dan kacang mente, baik kismis, almond maupun kacang mente. Kemasan yang aku ambil buat review ukurannya 90gr, harganya sekitar Rp29.000, aku sangat suka dengan kemasannya cokelatnya, karena dikemas dengan sangat rapi dan aman, setelah dikemas dengan kemasan mika tebal berwarna cokelat tua, kemasan mikanya ditutup rapat dengan aluminium foil tebal berwarna gold pada bagian atasnya dengan disertai merk cokelat Van Houten dengan tulisan berwarna merah, udah gitu dikemas lagi dengan dus berwarna putih yang cukup tebal sehingga kemasan mikanya aman (gak gampang rusak saat ketindis/ketumpuk/ketekan), pada dus penutup bagian atas sisi dalamnya dikasih plastik gelembung yang cukup bagus kualitasnya untuk melindungi kemasan bagian dalam baik isinya (cokelatnya) maupun kemasannya (aluminium foilnya), warna plastik gelembung berwarna cokelat tua, udah gitu dikem...